Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik Fauzi Ichsan sebagai anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (INA) dari unsur profesional .
Dalam sambutannya, Menkeu menegaskan bahwa penunjukan tersebut berbasis proses yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan regulasi dan telah melalui konsultasi dengan DPR.
“Saya percaya pengalaman dan rekam jejak Pak Fauzi akan memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola di INA sebagai sovereign wealth fund Indonesia,” ujar Menkeu dilansir dari laman resmi, kemenkeu.go.id, Kamis (2/4).
Dalam lima tahun perjalanannya, INA dinilai menunjukkan kinerja yang solid serta berhasil mencatat kepercayaan global yang kuat dengan menjadi anggota penuh forum internasional sovereign wealth fund. Dalam peringkat rating internasional, INA juga tercatat memperoleh nilai BBB dengan outlook stabil, sedangkan pada peringkat nasional memperoleh nilai AAA.
Ke depan, Menkeu mengatakan agar INA dapat menghadapi segala tantangan, memanfaatkan peluang dan bersinergi, meningkatkan kinerja, memastikan investasi dilakukan secara prudent dan tetap progresif, serta menjaga tata kelola dengan baik. Selain itu, terobosan juga diperlukan agar INA mampu menjadi katalis yang efektif dalam menarik investasi dan mendukung pembangunan nasional.
Di akhir sambutan, Menkeu menyampaikan apresiasi kepada Darwin Cyril Noerhadi atas kontribusinya sejak awal pendirian INA hingga menjadi institusi yang kredibel saat ini. Tidak lupa, mengajak seluruh jajaran INA untuk terus meningkatkan kinerja, serta menjaga profesionalisme dan integritas dalam bekerja.
“Jadi, perkuat sinergi, jaga profesionalisme, amanah ini besar, kita harus deliver dengan disiplin dan integritas,” tutupnya.
