Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menekankan pentingnya integritas moral dan transformasi layanan publik bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama. Hal tersebut disampaikan Menag dalam acara Halalbihalal sekaligus peresmian fasilitas baru di Kantor Wilayah Kemenag DKI Jakarta, Senin (30/3).
Menag menegaskan bahwa setiap pejabat Kemenag wajib memiliki otoritas moral yang kuat dan menjaga kebersihan institusi dari segala bentuk penyimpangan, termasuk korupsi.
“Kita tidak mungkin bisa bicara tentang korupsi jika kita sendiri tidak mampu menjadi contoh kebersihan. Saya minta kepada para pejabat di Kementerian Agama, mari kita jaga kebersihan institusi kita,” tegas Menag.
Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap transparansi, Menag menyerahkan penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) kepada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas keberhasilan unit kerja dalam membangun zona integritas yang bersih dan melayani.
Selain itu, Menag meninjau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag DKI Jakarta yang kini tampil lebih modern. Menag mengapresiasi ketersediaan fasilitas inklusif seperti playground (taman bermain) anak dan ruang laktasi yang nyaman bagi masyarakat.
“Adanya ruang laktasi dan tempat bermain anak menunjukkan bahwa Kemenag hadir dengan wajah yang ramah dan peduli terhadap kebutuhan spesifik masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menag meresmikan Aula Serbaguna KH. Saifuddin Zuhri. Nama aula ini diambil dari tokoh besar sekaligus mantan Menteri Agama RI sebagai bentuk penghormatan. Ia berharap aula multifungsi ini dapat mempererat kekompakan pegawai, baik untuk urusan kedinasan maupun sarana olahraga bersama.
Hadir mendampingi Menag dalam kegiatan tersebut, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Adib, serta jajaran pejabat tinggi lainnya.
