Jakarta – Setelah libur panjang Idul Fitri, Kementerian Koperasi (Kemenkop) kembali mengonsolidasikan kekuatan dan seluruh SDM yang ada untuk menyambut fase krusial yaitu tahapan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh jajaran dalam menghadapi tantangan besar ini. Menurutnya fase operasionalisasi Kopdes tersebut menjadi penantu bagi suksesnya program strategis pemerintah sehingga diperlukan konsentrasi dan sinergi yang optimal.
“Saya atas nama pribadi dan mewakili pimpinan dari Kementerian Koperasi, mohon maaf lahir batin jika ada ucapan dan sikap yang kurang berkenan. Mari kita satukan kekuatan dan fokus kembali pada pekerjaan kita,” ujar Menkop dalam sambutannya pada acara Halal Bihalal Keluarga Besar Kemenkop bertajuk Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Sinergi di Jakarta, Senin (30/3).
Hadir juga dalam acara tersebut Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi seluruh jajaran Deputi Kemenkop, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Krisdiyanto dan segenap direksi.
Menkop Ferry menekankan bahwa tugas Kemenkop bukan hanya menyiapkan operasionalisasi Kopdes saja, tetapi juga mengurus berbagai hal terkait koperasi secara umum. Namun, Kopdes Merah Putih menjadi prioritas utama karena merupakan program strategis nasional.
Menurutnya, progres pembangunan Kopdes sudah menunjukkan hasil nyata sehingga masyarakat di berbagai daerah yang melakukan mudik melihat langsung progres dari program Kopdes/Kel Merah Putih tersebut.
Ia menegaskan bahwa memasuki tahap paling menentukan sehingga keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada fase ini. Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk kembali fokus setelah libur lebaran.
“Kita harus mengkonsolidasikan seluruh kekuatan untuk menghadapi fase tersulit dan terberat yaitu operasionalisasi Kopdes Merah Putih,” tegasnya.
Menkop Ferry kembali menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap program Kopdes/ Kel Merah Putih ini. Dalam rapat terbatas di kediamannya beberapa waktu lalu, Presiden secara langsung menyampaikan bahwa program ini menjadi tumpuan utama untuk mensejahterakan masyarakat di desa-desa yang relatif selama ini kurang mendapat perhatian lebih dari pemerintah.
Dengan beban dan tanggung jawab yang begitu besar yang harus dilaksanakan demi kesuksesan program ini, Menkop berharap seluruh pegawai di Kemenkop ataupun di LPDB Koperasi tetap mengutamakan kesehatan.
Ia juga berharap masyarakat turut mengawal dan mendukung proses operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih tersebut. Menurutnya, dukungan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan.
“Perubahan yang diinginkan Presiden hanya bisa terwujud jika masyarakat ikut serta,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menekankan bahwa momentum Idul Fitri menjadi titik awal semangat baru bagi seluruh jajaran Kemenkop untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam mensukseskan program Kopdes/Kel Merah Putih.
Farida menilai bahwa energi baru dari libur lebaran akan menjadi modal utama ASN dalam menghadapi tantangan operasionalisasi Kopdes Merah Putih.
“Recharge sudah dilakukan, kini saatnya menyambut tantangan baru. Kita yakin operasional Kopdes bisa berjalan maksimal dan optimal, sehingga cita-cita Presiden benar-benar dirasakan masyarakat desa,” ujarnya.
Ia mengharapkan masukan yang konstruktif dari seluruh pihak baik masyarakat hingga media massa terutama dalam persiapan operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih.
“Untuk sebuah program yang sedang berjalan tentu ada kekurangan, ada kelebihan, ada informasi yang mungkin bisa baru sampai di pertengahan. Maka mari kita sama-sama bisa menawal program ini sesuai dengan regulasi yang ada,” katanya.
