Kotawaringin Timur – Suara bising mesin molen pengaduk pasir, batu dan semen terus menggema di lokasi TMMD Reguler ke-127 Kodim 1015/Sampit di Desa Tri Buana, Kecamatan Telaga Antang, Jumat (20/02/2026). Namun bagi anggota Satgas dan warga, deru mesin tersebut justru menjadi penyemangat dalam mengejar target pembangunan siring badan jalan.
Mesin molen yang bekerja tanpa henti sejak pagi hingga sore hari menjadi alat vital dalam proses pencampuran material. Kepulan asap dari mesin diesel dan suara berisiknya seolah sudah menjadi bagian dari keseharian prajurit dan masyarakat di lokasi TMMD.
Pasiter Kodim 1015/Sampit, Kapten Inf Sujarwo, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tersebut sangat bergantung pada kinerja mesin molen. Bahkan, untuk mempercepat proses pengerjaan, Satgas mengerahkan empat unit mesin molen sekaligus.
“Ini alat penting bagi kami. Setiap hari mesin ini membantu mempercepat pencampuran material sehingga pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.
Deru mesin molen seakan membakar semangat anggota Satgas dan warga. Di bawah terik matahari, mereka bergantian mengisi tabung molen dengan material, menunjukkan kolaborasi yang solid antara TNI dan masyarakat demi kemajuan desa.
