Ramah, Nur Nadhlifah Berikan Sosialisasi Stunting

banner 468x60

PURWOREJO – Dalam upaya pelaksanaan penurunan stunting yang dilakukan pemerintah pusat untuk mencapai di angka 14 persen di tahun 20224, anggota DPR RI komisi IX dari Partai Kebangkitan Bangsa, Hj. Nur Nadhlifah, S.Ag., M.M., bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana melaksanakan sosialisasi percepatan penurunan stunting yang salah satunya dilaksanakan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Tentu saja sebagai seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi IX yang tugasnya memang salah satunya di bidang kesehatan, tentu ini merupakan tanggung jawabnya dalam pencapaian penurunan stunting. Karena Pemerintah pusat sendiri telah memiliki capaian di tahun 2024 untuk angka stunting harapannya turun di angka 14 persen.

Oleh karena itu, Nur Nadhlifah melakukan blusukan di berbagai wilayah seperti Tegal, Brebes, Magelang dan juga Purworejo.

“Kita sengaja melaksanakan sosialisasi mengenai permasalahan stunting ini agar warga masyarakat dapat sebagai pengetahuan serta wawasan bagaimana cara yang tepat untuk menangani stunting terutama di keluarganya,” kata Mbak Nad sapaan akrabnya, Kamis (20/10/22).

Dirinya, sebagai anggota DPR RI pun juga harus memiliki kedekatan terhadap masyarakat. Oleh karenanya, dalam melakukan sosialisasi, Nur Nadhlifah dengan ramah dan sabar menyampaikan tujuan serta inti dari sosialisasi yang diadakan bersama dengan BKKBN pusat.

Sementara itu, Sri Rahayu, SKM,M.M (sekretaris Perwakilan BKKBN Propinsi Jawa Tengah) dalam sambutannya memberikan materi sebab-sebab terjadinya stunting dan cara pencegahannya. “Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan setidaknya dapat membantu warga masyarakat mengenai stunting dan pencegahannya sehingga ke depan diharapkan untuk stunting di Kabupaten Purworejo ini benar-benar sudah zerro dibandingkan sebelumnya meskipun di Kabupaten Purworejo ini untuk stuntingnya saat ini sudah rendah,” pungkasnya.(ADL)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *