PERAN AKTIF BABINSA DALAM MENGAWAL TRACING KONTAK ERAT MASYARAKAT YANG TERPAPAR VIRUS COVID 19

banner 468x60

 

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0810/12 Pace, Serma Luluk Efendi bersama Bhabinkamtibmas ikut mendampingi petugas tim tracer dari Puskesmas Pace. Mereka melaksanakan pelacakan kontak erat atau disebut tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, di Desa Batembat, Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk, Sabtu, (02/10/2021).

Penelusuran atau pelacakan kontak adalah proses pencarian dan identifikasi warga masyarakat yang pernah menjalin kontak erat dengan warga terkonfirmasi Covid 19. Kegiatan tersebut bertujuan melakukan deteksi lebih dini kontak erat kasus Konfirmasi yang didapatkan. Kontak erat kasus konfirmasi dilakukan tracing kontak dan penyelidikan epidemiologi (PE), untuk mengetahui apakah orang yang sudah terpapar virus/tidak. Apabila hasilnya reaktif langsung di lakukan sweb dan bila non reaktif, tetap lakukan pemantauan dan karantina mandiri selama 14 hari.

Babinsa Batembat Serma Luluk Efendi mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan tugas dan tanggung jawab pihaknya sebagai aparat teritorial dan sebagai bagian dari tim tracer untuk penanganan Covid-19.

“Kami harus bekerja cepat dikala ada pasien suspeck atau terkonfirmasi positif Covid-19, segera ditelusuri riwayat kontak erat dengan pasien sehingga dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah binaan kami. Melalui cara ini kita bisa tahu siapa saja yang sudah bertemu dan kontak langsung dengan warga tepapar Covid-19. Selain itu juga memudahkan petugas kesehatan untuk mengambil tindakan lebih lanjut,” jelas Serma Luluk Efendi.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan bisa kooperatif dan mendukung pelaksanaan tugas tim tracer contact dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, ini merupakan tanggung jawab bersama.

“Kepada warga yang terkonfirmasi maupun melakukan kontak erat, diimbau untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan akan di cek perkembangannya setiap hari oleh petugas kesehatan. Selain itu kami juga memberikan edukasi kepada warga untuk tetap mematuhi Protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan dari penularan virus tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Danramil 0810/12 Pace mengatakan, tracing test ini dilakukan untuk melihat kondisi keluarga pasien Covid-19 dan mengetahui lingkungan sekitar sudah terinfeksi virus atau tidak.

“Ini dilakukan, sebagai langkah antisipasi agar keluarga pasien Covid-19 dan lingkungan sekitarnya tidak ikut terpapar sekaligus guna memutus penyebaran Covid 19,”imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *