Peran Babinsa, Babinkamtibmas Dan Bidan Desa Untuk Memutus Rantai Penyebaran Virus Covid 19 Di Desa Binaan

banner 468x60

NGRONGGOT – Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhabinkamtibmas serta tim dari puskesmas mendampingi Bidan Desa Kelutan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, melakukan tracing contact Covid-19 ke rumah-rumah warga.

Mereka melacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Peran itu diemban para Babinsa dan Bhabinkamtibmas pada Kamis (30/9/2021). Tracing contact menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona.

Selama ini, para bidan desa dan tim dari puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Nganjuk untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.

Akan tetapi, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh sebab itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk melibatkan TNI dan Polri dalam kegiatan tracing contact.

Aparat ini bisa membantu bidan desa dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. “Yang lakukan tracing dari bidan desa dan tim dari puskesmas dengan didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” kata Babinsa, Serda Sucipto Koramil 09 Ngronggot.

Serda Sucipto mengatakan, tidak semua warga mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Sebagian dari mereka bahkan menolak untuk dites swab atau rapid antigen,” ujarnya.

Kegiatan tracking dan edukasi oleh Pukesmas Ketanggungan bersama TNI dn Polri terhadap orang-orang yang terkonfirmasi/kontak erat dengan warga yang Positif Covid-19 terus berjalan guna memutus mata rantai virus Covid-19.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *