Penutupan TMMD Bojonegoro, Dansatgas Bersama Forkopimda Lepas Burung Merpati

  • Whatsapp
banner 468x60

Bojonegoro – Program Pelaksanaan kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di Dua Desa yaitu, Ngrancang dan Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, secara resmi di tutup oleh Komandan Satgas TMMD ke 110 Kodim Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto di Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo.

Penutupan TMMD ke 110 ditandai dengan Dilepaskannya burung merpati oleh Komandan Satgas TMMD ke 110 yang juga Komandan Kodim 0813/Bojonegoro dan diikuti oleh Forpimda diantaranya Asisten 1 Pemkab Bojonegoro Yayah Rahman, Kapolres Bojonegoro yang diwakili Kabag Ren Polres Bojonegoro Nur Zaeni, serta pejabat dilingkungan Satker dilingkungan Pemkab Bojonegoro dan Forpimcam Tambakrejo.

“Alhamdulillah untuk Penutupan berjalan dengan lancar,” ujar Dansatgas TMMD Letkol Inf Bambang Hariyanto, Rabu (31/3/2021).

Dalam laporannya bahwa kegiatan TMMD ke 110 dilakukan dua gelombang yaitu Pra TMMD Tanggal 9 Februari sampai sengan 1 Maret 2021 dan Pelaksanaan TMMD dimulai Tanggal 2, dan berakhir tanggal 31 Maret 2021, dengan melibatkan 132 anggota TNI AD, TNI AU dan TNI AL.

Ia menjelaskan, Adapaun hasil yang dicapai adalah Rehab 1 (satu) ruang kelas (SDN Ngrancang IV), Normalisasi Sungai sebanyak 2 titik diantaranyan Desa Ngrancang, volume 1.500 meter dan Desa Jatimulyo, volume 1.500 meter.

Kemudian, Pembangunan Jalan Aspal sebanyak 3 titik diantaranya di Desa Ngrancang, volume 1.523 x 3 meter, Dusun Kramanan, volume 550 x 3 meter, Desa Jatimulyo-2, volume 2.400 x 3 meter, serta Pembangunan Drainase Jatimulyo terdapat 1 titik.

“Untuk Program ALADIN/Rehab RTLH, sebanyak 20 rumah, dan sebelum dilakukan penutupan kesemua kegiatan telah mencapai 100 persen,” pungkasnya. (Pendim 0813)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *